Konflik Berujung Pembunuhan Ayah oleh Dua Putri di Jakarta Timur

pivot62.com – Seorang pedagang perabot di Jakarta Timur ditemukan meninggal dalam kondisi tragis di toko miliknya, akibat pembunuhan yang dilakukan oleh dua putrinya. Insiden ini bermula dari sakit hati kedua anak tersebut setelah dimarahi oleh sang ayah karena aksi pencurian uang.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, yang memberikan keterangan kepada wartawan pada hari Senin (24/6/2024), dua putri remaja tersebut melakukan pembunuhan karena perasaan tersinggung akibat teguran keras dari ayah mereka. “Mereka merasa sakit hati karena ayahnya marah saat mengetahui mereka telah mengambil uangnya,” ungkap Lilipaly.

Pembunuhan tersebut dilakukan dengan cara yang keji, di mana sang ayah ditikam menggunakan pisau oleh kedua anaknya. Tindakan ini berujung pada penangkapan kedua pelaku yang tidak jauh dari lokasi kejadian. “Pelaku, yang merupakan anak remaja perempuan berusia 17 dan 16 tahun, telah kami amankan,” tambah Kapolres.

Sebelumnya, kejadian ini pertama kali terungkap melalui sebuah video yang menjadi viral, menunjukkan lokasi kejadian di sebuah toko perabot di Duren Sawit. Kompol Sutikno, Kapolsek Duren Sawit, membenarkan kejadian dalam video tersebut dan menyatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung. “Kami dari tim gabungan Polsek Duren Sawit, Polres Metro Jakarta Timur, dan Jatanras Polda Metro Jaya sedang mengusut tuntas kasus ini,” jelasnya.

Video tersebut menampilkan proses evakuasi mayat oleh tim PMI yang menggunakan kantong jenazah, dimana korban terlihat tergeletak di atas kasur dalam posisi tengkurap. Lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini menggambarkan tragedi keluarga yang melibatkan kekerasan dalam rumah tangga, memicu perhatian serta tindakan cepat dari pihak kepolisian untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Tragedi Kecelakaan Fatal di Tol Semarang-Batang: Kehilangan Dua Anggota Keluarga dalam Insiden Pajero

pivot62.com – Pada Sabtu pagi, 22 Juni 2024, sebuah kecelakaan tragis terjadi di Tol Semarang-Batang, di mana sebuah Mitsubishi Pajero bertabrakan dengan truk. Insiden ini menewaskan empat orang, sementara dua lainnya, termasuk Ali Mustofa, berhasil selamat. Kecelakaan ini membawa duka mendalam bagi Ali Mustofa, yang kehilangan istri dan anaknya dalam tragedi tersebut.

Detail Insiden

Kecelakaan maut ini mengakibatkan kematian Anas Makrufi, Sudarmajianto, Imro’atus Sholikah, dan M Rizqi Mustofa Ramadhan. Ali Mustofa dan Fauzi Sulaiman, yang merupakan keluarga dekat korban, adalah dua orang yang berhasil selamat dari peristiwa naas tersebut.

Keterangan dari Pemuka Masyarakat

Menurut Hudan Fuadi, Ketua RW 2 Dusun Seduri, yang memberikan informasi kepada detikJatim di rumah duka pada Minggu, 23 Juni, “Pak Ali dan Bu Imroatus merupakan pasangan suami istri, sedangkan Rizqi adalah anak mereka. Korban lainnya juga bagian dari keluarga, dengan hubungan paman dan keponakan,” jelas Hudan.

Profil Keluarga Ali Mustofa

Ali Mustofa, dikenal sebagai warga yang berhasil dan bekerja di Brunei Darussalam, baru saja kembali ke Indonesia pada Minggu, 16 Juni, dan berencana untuk pergi ke Lampung bersama keluarganya pada hari berikutnya. “Mereka dikenal sebagai keluarga yang ramah dan baik hati,” tambah Hudan.

Suasana Berkabung di Rumah Duka

Di rumah duka, tetangga-tetangga menunjukkan simpati mereka tetapi dengan hati-hati menghormati proses berkabung Ali Mustofa. Kehilangan istri dan anak dalam kecelakaan tersebut merupakan pukulan berat bagi Ali, mengguncang fondasi kehidupan keluarganya dan komunitas sekitar.

Insiden ini tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang terlibat tetapi juga mengingatkan masyarakat luas tentang pentingnya keamanan dan kehati-hatian dalam berkendara. Tragedi di Tol Semarang-Batang ini menegaskan kembali pentingnya penerapan standar keselamatan yang ketat untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa depan.

Banjir Landa Depok, Kapolsek Sukmajaya Turun Langsung Atasi Genangan

pivot62.com – Kota Depok, Jawa Barat, mengalami banjir di beberapa kawasan setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut pada sore hari. Kelurahan Abadijaya di Kecamatan Sukmajaya adalah salah satu lokasi yang terdampak parah, dengan genangan air yang mengganggu aktivitas warga.

Tanggapan Kepolisian:
Kompol Margiyono, Kapolsek Sukmajaya, langsung terjun ke lokasi kejadian untuk membantu penanganan banjir. Mengenakan seragam dinas, beliau aktif membantu menyapu genangan air ke selokan, sebagai upaya untuk mengurangi dampak banjir yang terjadi. Aksi ini terdokumentasi dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram resmi kepolisian setempat, @polseksukmajaya.

Aktivitas Warga:
Dalam video tersebut, terlihat beberapa warga yang sibuk berusaha mengeluarkan air dari dalam rumah mereka. Kompol Margiyono, bersama warga, berupaya keras untuk memulihkan kondisi lingkungan pasca-banjir.

Kegiatan ini menunjukkan respon cepat dan dedikasi dari Kapolsek Sukmajaya dalam mengatasi bencana alam yang mempengaruhi warganya. Usaha bersama antara kepolisian dan masyarakat lokal dalam menghadapi situasi darurat seperti ini penting untuk mempercepat proses pemulihan dan mengurangi kerugian lebih lanjut.

Tragedi di Kota Batu: Siswa SMP Meninggal Setelah Dikeroyok Teman Sekelas

pivot62.com – Tragedi mengguncang sebuah keluarga di Kota Batu, Jawa Timur, ketika RKW, siswa berusia 12 tahun di SMP Negeri 2 Kota Batu, meninggal dunia setelah dikeroyok oleh beberapa teman sekelasnya. Insiden ini dipicu oleh sebuah permintaan untuk mencetak tugas yang ditolak oleh korban, yang kemudian berujung pada kekerasan fisik.

Awal Mula Konflik:
Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari tanggal 28 Mei 2024, ketika A, teman sekelas RKW, meminta bantuan untuk mencetak tugas. RKW menolak permintaan tersebut karena keberatan melakukan itu di waktu malam. Hal ini memicu kemarahan A yang mengarah pada tantangan berkelahi, yang tidak direspons oleh RKW. Akibatnya, RKW memblokir nomor A.

Eskalasi dan Pengeroyokan:
Keesokan harinya, RKW bertemu dengan A dan empat teman lain di dekat sebuah vila di Songgokerto. Di sana, RKW dikeroyok oleh dua dari lima temannya, sementara satu orang lainnya merekam insiden tersebut dan dua lainnya hanya menyaksikan.

Kondisi Korban dan Penanganan:
Setelah pengeroyokan, RKW sempat pulang sendiri sampai ke sebuah SPBU dekat Balai Kota Among Tani. Pada 29 Mei 2024, RKW baru menceritakan kejadian tersebut kepada saudara kembarnya, R, mengeluhkan rasa sakit di berbagai bagian tubuh. Keluarga tidak menyadari keparahan situasi hingga RKW mengeluh sakit kepala pada pagi hari tanggal 30 Mei dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hasta Brata, di mana dia dinyatakan meninggal pada pukul 11.00 WIB.

Tindakan Polisi:
Polisi telah mengamankan lima tersangka yang diduga terlibat dalam kejadian ini. Menurut AKP Rudi Kuswoyo, Kasat Rekrim Polres Batu, penyelidikan masih berlangsung, termasuk wawancara dengan para tersangka. Polisi juga berencana melakukan autopsi pada jenazah RKW untuk menentukan penyebab kematian secara pasti dan mempelajari rekaman video pengeroyokan yang ditemukan.

Implikasi Sosial dan Keselamatan di Sekolah:
Tragedi ini menyoroti isu kekerasan di kalangan pelajar dan membangkitkan kekhawatiran tentang keselamatan anak-anak di lingkungan sekolah. Kegiatan pendidikan dan sosialisasi mengenai anti-kekerasan menjadi semakin penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Kejadian tragis ini telah menyita perhatian publik dan menjadi pengingat penting tentang pentingnya pengawasan dan pendidikan karakter di sekolah untuk mencegah kekerasan di kalangan remaja.

Demonstrasi Solidaritas untuk Palestina di Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

pivot62.com – Sejumlah aktivis dari koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis berkumpul di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta Pusat untuk menggelar aksi solidaritas bagi Palestina. Akibat kegiatan ini, Jalan Medan Merdeka Selatan yang menuju ke Balai Kota Jakarta ditutup untuk menghindari gangguan lalu lintas dan memastikan keamanan selama demonstrasi berlangsung.

Tindakan Kepolisian:
Polisi telah memasang barikade di lokasi dan berjaga untuk mengamankan aksi. Pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk mencegah kemacetan dan memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat.

Aktivitas Peserta Demonstrasi:
Peserta demonstrasi terlihat membawa bendera Palestina dan berbagai poster dukungan. Salah satu poster yang mencolok memiliki tulisan ‘All Eyes on Rafah’, sementara poster lainnya menampilkan pesan ‘Semilyar untuk zionis Israel! Laknat’. Beberapa demonstran mengenakan syal dengan nuansa Palestina dan membawa kipas bertulisan ‘Free Palestina’.

Kampanye ‘All Eyes on Rafah’:
Kampanye ini menyebar luas melalui media sosial dengan tagar #AllEyesOnRafah, mengajak masyarakat global untuk memfokuskan perhatian pada kondisi di Rafah, sebuah wilayah di Gaza Selatan yang mengalami konflik. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran internasional tentang kekejaman yang terjadi di Gaza dan menunjukkan dukungan untuk perjuangan rakyat Palestina.

Respons Global:
Kampanye ‘All Eyes on Rafah’ telah mendapatkan resonansi global, dengan dukungan yang datang tidak hanya dari netizen Indonesia tetapi juga dari Eropa, Australia, dan berbagai belahan dunia lainnya. Menurut laporan dari The National News, inisiatif ini tidak hanya menyoroti tragedi yang terjadi di Gaza tetapi juga menggalang dukungan luas bagi perjuangan Palestina.

Demonstrasi ini merupakan bagian dari gerakan global yang lebih luas yang mendukung Palestina dan menentang kekerasan di wilayah konflik. Melalui aksi fisik dan digital, aktivis dan pendukum berusaha menarik perhatian dunia terhadap krisis kemanusian yang berlangsung, dengan harapan untuk mendorong perubahan dan mendapatkan dukungan lebih lanjut untuk Palestina.

Kasus Pemerkosaan Gadis Remaja oleh Dua Pria Terungkap di Bangka Belitung

pivot62.com – Seorang gadis berusia 16 tahun di Bangka Belitung menjadi korban serangan seksual oleh dua pria, yaitu JAL, pacarnya sendiri, dan AS, kakak kandung JAL. Peristiwa ini mulai terkuak ketika kakak korban memperhatikan adiknya sering terlihat murung dan menangis sendirian.

Deteksi dan Laporan:
Kasus ini terungkap setelah kakak korban merasa curiga dan bertanya kepada adiknya, yang akhirnya mengaku telah menjadi korban pemerkosaan oleh JAL dan AS. Keluarga korban segera melapor ke Mapolres Bangka Selatan.

Tindakan Kepolisian:
Polisi melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Unit PPA dan Opsnal Polres Bangka Selatan melakukan pengintaian dan berhasil menangkap kedua pelaku di rumah mereka di Dusun Keposang, Desa Keposang Kecamatan Toboali. Keduanya ditangkap pada Selasa, 27 Mei 2024, dan telah ditahan di rumah tahanan Polres Bangka Selatan sejak hari berikutnya.

Alasan dan Modus Operandi:
Motif AS melakukan pemerkosaan terhadap korban muncul setelah ia membaca isi percakapan yang mesra antara adiknya, JAL, dan korban. AS kemudian mengancam korban untuk memenuhi keinginannya dengan menggunakan isi percakapan tersebut sebagai alat pemaksa. JAL, di sisi lain, menggunakan bujuk rayu untuk mengajak korban berhubungan. Kejadian ini dilakukan berulang kali di beberapa lokasi termasuk rumah korban dan beberapa lokasi lain di Bangka Selatan.

Status Kasus:
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Korban telah mendapatkan pendampingan psikologis untuk membantu pemulihan dari trauma yang dialami.

Komentar Resmi:
Iptu Raja Taufik Ikrar Buntani, Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan, mengungkapkan bahwa kedua tersangka telah ditahan dan dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus ini. Tim hukum sedang mempersiapkan dakwaan untuk membawa kedua pelaku ke pengadilan.

Kasus ini menyoroti pentingnya kepedulian keluarga dan masyarakat dalam mengenali tanda-tanda trauma pada korban kekerasan seksual. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk melapor jika mengetahui adanya kasus serupa sehingga dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Selebgram @psychedelisha Dilaporkan atas Tuduhan Ujaran Kebencian oleh Forum Pemuda NTT

pivot62.com – Polda Metro Jaya telah menerima dan sedang menyelidiki laporan dari Forum Pemuda NTT terhadap selebgram dengan nama akun @psychedelisha, yang dituduh melakukan ujaran kebencian. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengkonfirmasi penerimaan laporan ini pada 1 Juni 2024 dan menyatakan bahwa proses penyelidikan sedang berlangsung.

Langkah Penyelidikan:

  1. Pemeriksaan Pelapor: Pelapor akan dipanggil untuk memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kasus ini.
  2. Jadwal Pemeriksaan Terlapor: Penyidik akan menentukan jadwal pemeriksaan terhadap selebgram @psychedelisha.

Dasar Hukum:
Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A Ayat (2) UU No 1 Tahun 2004 tentang Perubahan Kedua UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Konten yang Menjadi Permasalahan:
Menurut laporan, selebgram @psychedelisha telah membuat postingan dan komentar di Instagram yang dianggap merendahkan dan menghina masyarakat NTT. Sekjen DPP Forum Pemuda NTT, Masudin Ahmad, menyatakan bahwa unggahan tersebut telah memicu kemarahan di kalangan masyarakat NTT dan dianggap sebagai bentuk rasisme.

Reaksi Selebgram:
Psychedelisha telah menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosialnya. Namun, Masudin Ahmad menilai bahwa permintaan maaf tersebut tidak tulus dan bahkan disertai dengan foto yang dianggap tidak etis, memperburuk situasi.

Posisi Forum Pemuda NTT:
Forum Pemuda NTT menolak untuk membuka pintu damai pada saat ini, dengan alasan bahwa insiden seperti ini bukanlah yang pertama kali terjadi dan sering menimpa masyarakat NTT. Mereka berharap bahwa kasus ini akan menjadi pembelajaran dan memberikan efek jera kepada pelaku lain.

Status Komunikasi dengan Terlapor:
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari pemilik akun @psychedelisha terkait laporan tersebut.

Kasus ini sedang dalam proses penyidikan oleh Polda Metro Jaya. Publik menantikan tindakan lebih lanjut dari kepolisian untuk mengatasi masalah ujaran kebencian yang berdampak pada harmoni sosial.

Pengunduran Diri Putri Wales dari Colonel’s Review: Perjuangan Kate Middleton Melawan Kanker

pivot62.com – Catherine, Putri Wales, dikabarkan tidak akan menghadiri acara militer yang direncanakan bulan depan. Pengumuman ini dibuat oleh juru bicara Istana Kensington, yang menjelaskan bahwa Putri sedang menjalani pengobatan kanker.

Putri Wales, yang berusia 42 tahun, memegang gelar Kolonel Kepala Garda Irlandia dan biasanya hadir dalam Colonel’s Review, sebuah acara seremonial militer yang diadakan di London pada tanggal 8 Juni. Namun, keterlibatannya tahun ini harus ditiadakan karena kondisi kesehatannya.

Sebelumnya, Kate telah menarik perhatian sebagai istri dari pewaris takhta ketika ia tidak terlihat secara publik sejak mengumumkan bahwa ia didiagnosis dengan kanker melalui sebuah video di awal tahun. Dalam video tersebut, Kate mencatat bahwa ia sedang menjalani “kemoterapi pencegahan” berdasarkan anjuran tim dokternya. Pengumuman ini muncul setelah berbulan-bulan spekulasi tentang ketidakhadirannya setelah ia menyatakan akan mengurangi keterlibatan dalam tugas-tugas publik karena sedang dalam pemulihan pasca-operasi perut.

Dalam perkembangan terkait, Raja Charles III juga didiagnosis dengan kanker pada bulan Februari dan sedang menjalani pengobatan. Penyakit ini ditemukan setelah Raja dirawat di rumah sakit akibat pembesaran prostat. Meskipun demikian, Istana telah mengklarifikasi bahwa Raja tidak menderita kanker prostat.

Baik Charles maupun Kate belum mengungkapkan jenis kanker yang mereka hadapi atau rincian prognosis mereka. Meskipun demikian, Raja, yang kini berusia 75 tahun, telah mulai muncul kembali di beberapa acara publik sejak kembali aktif bulan lalu.

Kondisi Darurat Kesehatan Anak Hanung Bramantyo: Kaba Dirawat di ICU, Keluarga Minta Doa Kesembuhan

pivot62.com – Dalam situasi yang mendesak, Hanung Bramantyo mengalami kepanikan saat mendapat kabar bahwa anaknya, Kaba, harus segera dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan intensif di unit perawatan intensif (ICU). Kejadian ini semakin memberi tekanan karena Hanung sedang berada di Yogyakarta saat itu.

Detail Insiden:
Informasi mengenai kondisi darurat ini disampaikan oleh Zaskia Adya Mecca, istri Hanung, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada hari Jumat, 31 Mei 2024. Dalam unggahannya, Zaskia menyatakan, “Ps, terima kasih @alwinkamil, sungguh menyedihkan suamiku berada jauh di Jogja dan ikut merasa panik karena tidak dapat berada di sini,”. Hanung Bramantyo sendiri menanggapi situasi tersebut dengan komentar, “Ya Allah,” yang mencerminkan kecemasannya.

Kondisi Medis Sebelumnya:
Kondisi medis Kaba bukanlah hal baru. Pada tahun 2023, ia pernah mengalami keadaan kritis serupa dan harus dirawat di ICU karena pneumonia. “Anak saya memang memiliki alergi serta masalah bronkitis. Pada kejadian sebelumnya, ia terkena pneumonia yang cukup serius hingga harus dirawat di ICU, momen itu sangat menakutkan bagi saya,” ungkap Zaskia saat diwawancarai di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada tanggal 25 Februari 2023.

Respons dan Harapan Zaskia Adya Mecca:
Dalam menghadapi situasi ini, Zaskia tidak hanya mengungkapkan kekhawatirannya tetapi juga meminta doa dari masyarakat untuk kesembuhan anaknya. “Mohon doakan agar Kaba cepat sembuh dan tidak mengalami kambuh kembali. Keadaan seperti ini tentu menjadi peringatan keras dari Tuhan bagi saya sebagai orang tua. Saya sampai gemetar karena panik. Semoga situasi ini menjadi bahan evaluasi untuk kami,” kata Zaskia.

Status Terkini dan Upaya Komunikasi:
Hingga berita ini dirilis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini Kaba. Tim dari wartawan telah berusaha menghubungi keluarga Bramantyo untuk mendapatkan informasi lebih detil, namun belum mendapatkan jawaban.

Insiden kesehatan yang menimpa Kaba, anak dari Hanung Bramantyo, telah menyita perhatian banyak pihak dan memicu respons kepedulian dari masyarakat. Keluarga Bramantyo saat ini tengah menghadapi masa sulit dan meminta dukungan serta doa dari semua pihak untuk pemulihan Kaba.

Misteri Terpecahkan: Analisis Geologi Ungkap Lokasi Nyata di Balik Lukisan Mona Lisa

pivot62.com – Lukisan ikonik Mona Lisa karya Leonardo da Vinci, yang telah memikat dunia selama lebih dari lima abad, terus menjadi subjek dari studi intensif dan spekulasi. Walaupun sudah banyak dianalisis, lukisan tersebut masih menyisakan berbagai teka-teki yang belum terpecahkan, khususnya mengenai lokasi yang digambarkan di dalamnya.

Baru-baru ini, Ann Pizzorusso, seorang ahli geologi sekaligus sejarawan seni Renaisans, mengklaim telah menemukan jawaban atas salah satu misteri tersebut. Melalui kombinasi keahliannya dalam geologi dan seni, Pizzorusso menunjukkan bahwa latar belakang lukisan tersebut menggambarkan kota Lecco, yang terletak di tepi Danau Como di wilayah Lombardy, Italia.

Penemuan ini diungkapkan Pizzorusso dalam sebuah presentasi pada konferensi di Italia, di mana dia menjelaskan bagaimana dia menggunakan metode modern seperti Google Maps, Google Earth, dan penggunaan drone untuk membandingkan lanskap yang digambarkan dalam lukisan dengan lokasi nyata. Penelitian ini didukung oleh kecintaan Leonardo pada detail geologis yang akurat, yang menurut Pizzorusso, menggambarkan dia tidak hanya sebagai seniman tetapi juga sebagai pelopor dalam bidang geologi.

“Leonardo da Vinci adalah bapak geologi modern. Keakuratan geologis dalam lukisannya, dari bebatuan hingga vegetasi, menunjukkan pemahaman mendalam tentang dunia alam,” kata Pizzorusso dalam wawancaranya dengan Global News Podcast dari BBC.

Selama bertahun-tahun, banyak spekulasi telah muncul mengenai jembatan yang terlihat di latar belakang Mona Lisa, yang merupakan elemen umum dalam banyak kota di Italia. Namun, Pizzorusso menekankan bahwa kombinasi dari jembatan, geologi, dan danau dalam lukisan tersebut khususnya mengarah ke Danau Como.

Lebih lanjut, Pizzorusso berpendapat bahwa pegunungan yang tergambar di belakang Mona Lisa adalah Pegunungan Alpen, yang dikunjungi oleh Leonardo. Jembatan yang digambarkan, menurut klaimnya, adalah Jembatan Azzone Visconti, sebuah bangunan bersejarah dari abad ke-14.

Penemuan ini tidak hanya menambahkan dimensi baru dalam pemahaman kita tentang Mona Lisa tetapi juga menguatkan status Leonardo da Vinci sebagai figur multi-talenta yang karyanya terus memberikan wawasan baru, berabad-abad setelah mereka dibuat. Lukisan Mona Lisa sendiri tetap menjadi salah satu atraksi utama di Museum Louvre, Paris, menarik jutaan pengunjung setiap tahun untuk menyaksikan salah satu karya seni paling terkenal di dunia.